cara budidaya ikan nila

Budidaya Ikan Nila dalam Drum Plastik, Usaha Ternak Rumahan Modal Kecil

Usaha budidaya ikan nila dalam drum plastik bisa menjadi peluang bisnis ternak rumahan modal kecil yang menguntungkan. Dengan peralatan yang ada Anda bisa memulai membangun usaha ternak ikan di sekitar rumah. Bisa di belakang rumah, samping, atau memanfaatkan ruangan dalam rumah.

Saat ini kebutuhan masyarakat terhadap ikan nila sangat besar. Bahkan banyak peternak ikan yang sering kewalahan dalam memenuhi kebutuhan pasar tersebut. Karena itu ini merupakan peluang usaha yang sangat menjanjikan. Tingginya permintaan pasar merupakan celah bisnis yang perlu kita manfaatkan sebaik mungkin.

budidaya ikan nila dalam drum plastik

Lantas bagaimana sih cara budidaya ikan nila dalam drum plastik yang mudah dan tidak membutuhkan banyak modal biaya? Nah, untuk Anda yang masih pemula dan tertarik untuk memulai usaha ternak ikan air tawar, silakan simak ulasannya yang bisa Anda ikuti secara praktis.

Cara Budidaya Ikan Nila dalam Drum Plastik

Untuk memulai menjadi peternak tak selalu harus memiliki kolam ikan, apalgi yang ukurannya besar. Bahkan jika Anda tidak memiliki modal besar untuk menyewa tanah, Anda bisa memulainya dari rumah sendiri. Gunakan saja teknik ternak ikan dengan menggunakan drum plastik.

Baca juga Bibit Ikan Nila Kekar Harga Murah dan Berkualitas

Nah, untuk tahapan dan langkah dalam menjalankan usaha ternak ikan nila dengan drum plastik berikut ini penjelasannya.

Mempersiapkan Alat dan Bahan

Untuk memulai cara budidaya ikan nila dalam drum plastik Anda tentunya perlu mempersiapkan berbagai alat dan bahan yang penting dan kita butuhkan. Berikut ini jenis alat dan bahannya.

Drum Plastik

Sesuai dengan namanya, Anda perlu menyiapkan drum plastik yang nantinya berfungsi sebagai media untuk membesarkan benih ikan nila. Anda bisa mencari atau membeli drum dengan kapasitas air sekitar 120 liter.

cara-budidaya-ikan-nila-dalam-drum-plastik

Pipa Paralon

Anda juga harus menyiapkan pipa paralon yang berguna untuk mengalirkan air ke drum media ikan. Pipa ini juga berfungsi untuk memudahkan kita dalam membangun sistem sirkulasi air untuk budidaya ikan. Anda bisa memilih paralon ukuran diameter 1-2 inch. Sedangkan panjangnya sesuaikan saja jaraknya dengan lokasi drum.

Keran dan Penutup Saluran Air

Anda juga perlu menyediakan keran dan penutup saluran air. Fungsinya tentunya untuk mengatur dan mengalirkan air ke media drum.

Alas Drum

Alat lainnya yang perlu Anda siapkan adalah alas drum yang berfungsi sebagai alas drum plastik. Anda bisa menggunakan alas besi atau kayu dengan ukuran 20×15 cm yang lebih besar dari diameter dasar drum.

Lem Paralon

Selain itu Anda juga perlu menyiapkan lem untuk menyambungkan pipa paralon. Apalagi jika letak drum dan sumber air agak jauh.

cara-ternak-ikan-nila-dalam-drum-plastik

Proses Instalasi Drum

Setelah Anda menyiapkan berbagai alat dan bahan, cara budidaya ikan nila dalam drum plastik selanjutnya adalah membangun instalasi drum. Yuk langsung saja simak tahapan membangun media ternak ikan berikut.

Penempatan Drum

Untuk penempatan drum Anda bisa lakukan pada berbagai lokasi, termasuk di sekitar rumah Anda. Namun dalam penempatan ini pastikan tempat itu tidak terlalu panas atau dingin dan memiliki suhu yang cukup stabil. Anda bisa memasang 1 atau lebih drum sesuai kebutuhan Anda.

Namun jika ada banyak drum, atur jarak antar drum minimal 30 cm. Ini berguna dalam memudahkan Anda untuk menggeser, memindahkan, dan mengatur pipa paralon saluran airnya. Pasang juga alas drum yang telah disiapkan.

Pemasangan Saluran Air

Dalam membangun usaha ternak ikan dalam drum sangat penting mengatur kebutuhan airnya. Karena itu Anda perlu mengatur proses pemasangan saluran airnya dengan pipa paralon dari sumber air ke drum. Atur agar jalur pipa tidak rumit atau banyak kelokannya. Termasuk memasang kran di atas drum.

Pengisian Air

Setelah siap, selanjutnya isi drum dengan air melalui saluran pipa paralon untuk mencobanya. Isi drum hingga 80-90 persen dari daya tampung drum dan jangan sampai penuh.

Pengadaan dan Penebaran Bibit Ikan

Tahapan cara budidaya ikan nila dalam drum plastik selanjutnya adalah tentang benih ikan. Ini salah satu tahapan sangat penting yang akan menentukan hasil panen. Anda harus membeli bibit ikan nila yang unggul dan berkualitas. Jangan terpengaruh degan harga murah jika kualitasnya meragukan.

cara budidaya ikan nila dalam drum plastik

Untuk mendapatkan benih ikan Anda bisa membelinya dari peternak atau mencari toko yang menjual bibit ikan nila berkualitas. Jika di sekitar daerah Anda tidak ada, Anda bisa membelinya secara online. Anda bisa berkonsultasi dengan kami untuk mendapatkan benih ikan yang benar-benar unggul.

Sebelum menebarkan benih ikan, sesuaikan jumlah ikan yang ingin Anda budidayakan dengan jumlah drum yang ada. Sebagai gambaran, jumlah ideal untuk setiap meter persegi tempat media bisa Anda ternakkan sebanyak 1,5 kg benih ikan.

Jika drum plasik yang Anda beli berukuran diameter 60 cm, maka jumlah benih seberat 450 gram. Pilih benih ikan ukuran 5-8 cm. Namun patokan perhitungan ini hanya yang umum kita gunakan para peternak ikan. Setlah siap, Anda bisa tebarkan benih ikan dengan mengapungkan plastik bungkus benih terlebih dahulu untuk adaptasi suhunya.

Pemberian Pakan dan Vitamin

Langkah budidaya ikan nila dalam drum plastik selanjutnya adalah memperhatikan pakannya. Anda bisa membeli pelet pakan ikan yang siap tabur dari toko pakan ikan jika tidak ingin repot. Namun untuk menghemat biaya, Anda juga bisa membuat pakan ikan sendiri. Namun pastikan pakan ikan mengandung protein minimal sebanyak 30 persennya.

Untuk perhitungan yang biasanya kita gunakan adalah 3 persen dari bobot tubuhnya. Pemberian pakan bisa Anda lakukan dua hingga tiga kali sehari. Waktu terbaik memberikan pakan adalah pada pagi atau sore.

Selain pakan, secara berkala Anda juga perlu memberikan vitamin. Ini penting agar ikan lebih kebal terhadap penyakit sekaligus agar pertumbuhannya juga lebih cepat.

Setelah benih ikan nila semakin besar dan terjadi perbedaan ukurannya, maka penting melakukan pemisahan atau pengelompokan anakan ikan berdasarkan ukurannya. Ini untuk memudahkan dalam pemberian pakan.

Pengelolaan Air

Aspek lainnya yang juga penting dalam cara budidaya ikan nila dalam drum plastik adalah memonitor dan mengelola air dalam drum. Suhu, pH air, kadar oksigen dalam air biasanya berubah seiring pemberian pakan dan pertumbuhan ikan. Anda harus memantau kondisi ini secara berkala.

Kondisi air yang harus dipantau terutama aspek kadar oksigen dan pH air. Pemantauan kondisi air sebenarnya cukup mudah. Anda bisa melihat kondisi air ataupun baunya. Jika air sudah cukup keruh dan timbul bau yang menyengat hal itu memperlihatkan air perlu diganti dengan yang baru.

Mengganti air penting untuk menjaga kesehatan ikan. Untuk caranya, Anda bisa membuang air dalam drum yang mulai kotor sebanyak sepertiganya saja. Setelah itu masukkan air baru sebanyak yang terbuang tersebut.

Tahap Panen

Tahap terakhir dari cara budidaya ikan nila dalam drum plastik tentunya adalah waktu panen. Ini merupakan tahapan yang sangat menggembirakan bagi para peternak. Untuk bisa memetik hasil usaha ini setidaknya telah memasuki waktu 4-6 bulan sejak tebar benih.

Pada saat panen ini umumnya ikan nila telah memiliki berat sekitar 300-500 gram setiap ekornya yang siap untuk dijual. Untuk proses panen tak ada hal khusus yang perlu kita perhatikan. Namun Anda bisa melakukan proses panen secara bertahap. Ini berguna agar harga jual ikannya tidak terlalu rendah jika panen sekaligus dalam jumlah banyak.

Demikian panduan tentang cara budidaya ikan nila dalam drum plastik yang bisa menjadi peluang usaha ternak rumahan modal kecil yang menjanjikan. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, Anda bisa membangun bisnis yang menguntungkan dan mengembangkannya untuk menjadi besar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Keranjang Belanja
%d blogger menyukai ini: