cara ternak ayam potong

Panduan Cara Ternak Ayam Potong yang Menguntungkan

Cara ternak ayam potong sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun karena aspek dagingnya yang akan kita utamakan, maka soal pakan menjadi hal yang sangat penting. Begitu juga aspek kandang dan kebersihannya.

Ayam potong merupakan salah satu jenis hewan ternak dengan permintaan pasar yang besar untuk dikonsumsi. Ayam potong ini sendiri adalah salah satu jenis ternak unggas yang mudah untuk dikembangbiakan namun memiliki sifat yang rentan hama serta virus.

Maka sebaiknya jika anda ingin mencoba untuk membudidayakan ayam potong ini ada beberapa cara dan trik yang sebaiknya perlu untuk anda perhatikan. Mulai dari aspek kandang, pakan dan lainnya.

Untuk beternak ayam potong, cara yang mudah anda lakukan adalah dengan mencari indukan yang tepat dan pakan yang seimbang. Vaksinasi menjadi hal penting selain pakan. Ini agar nantinya ayam potong anda bisa tumbuh sehat dan jauh dari virus serta penyakit yang berbahaya.

Cara Ternak Ayam Potong

Berikut ini adalah beberapa ulasannya untuk panduan umum cara ternak ayam potong yang bisa anda coba lakukan sendiri untuk usaha budidaya yang menjanjikan.

Pemilihan Bibit

Yang pertama dengan pemilihan bibitnya terlebih dahulu. Untuk bibit yang baik, tentu saja bisa anda perhatikan dari bentuk tubuhnya yang gemuk dan bulat, serta bulunya yang bersih, dan matanya tajam dan memiliki lubang kotoran yang bersih.

Pemberian Pakan

Pakan ayam merupakan hal penting yang mesti selalu anda sediakan dalam tahapan cara ternak ayam potong. Maka sebaiknya berikan pakan ayam yang baik dengan kandungan lemak, vitamin dan mineralnya yang tinggi.

Anda bisa menyesuaikan jenis pakan yang anda berikan dengan efisiensi pakan yang biasanya dengan hitungan FCR. Untuk menghitungnya bisa dengan menggunakan jumlah pakan yang ada kita bagi total bobot ayam yang akan kita panen.

Teknis Pemeliharaan

Pada hari pertama hingga ke 17 indukan mulai anda pindahkan ke pemanas. Kemudian berikan air hangat dengan tambahan dosis Viterna sebesar + 1 cc/ liter air minum untuk tambahan energi yang hilang.

Sedangkan cara ternak ayam potong pada hari ke 2 sampai ayam panen, maka anda bisa menambahkan air dingin dengan campuran NASA untuk minum ayam potong anda.

Sedangkan pada hari ke 8 sampai 14 maka pemeliharaan masih anda lakukan dengan pengawasan yang ketat. Kebutuhan pakan untuk usia ayam pada usia yang ini, adalah 33 gram untuk satu ekornya, atau 3,3 gram untuk 100 ekor ayam.

Penyakit Hewan

Hal yang mesti anda perhatikan dalam cara ternak ayam potong adalah mengenai penyakit – penyakit yang biasanya menimpa ayam broiler yang anda ternakan.

Misalnya saja seperti tetelo yaitu penyakit yang biasanya dengan gejala ayam diare, nafsu makan menurun, dan juga bisa berakhir pada kelumpuhan. Biasanya ini memerlukan vaksin khusus, agar nantinya penyakit ini tidak menular ke ayam lainnya.

cara ternak ayam potong

Selain itu, ada juga penyakit Gumboro, yaitu berupa penyakit seperti hilangnya nafus makan dan juga paradangan pada dubur ayam. Ini bisa karena kotoran yang secara langsung termakan oleh ayam. Anda bisa memberikan ayam anda vaksinasi untuk pencegahan penyakit demikian.

Sanitasi

Setelah panen biasanya sanitasi mesti anda lakukan. Dalam hal sanitasinya sendiri perlu anda lakukan dalam beberapa tahapan. Misalnya saja seperti pencucian kandang dengan air hingga membersihkan kandang dari aneka kotoran dan limbah.

Untuk tahapan yang selanjutnya yaitu dengan pengapuran dinding serta lantainya. Setelah itu anda bisa menyemprot dengan bahan untuk membunuh bibit penyakit. Biarkan 10 hari sebelum anda memulai untuk budidaya kembali.

Demikian beberapa tahapan cara ternak ayam potong yang bisa anda lakukan agar mendapatkan hasil yang panen yang berkualitas baik. Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan informasi anda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Keranjang Belanja
%d blogger menyukai ini: